agen bola
Selamat Datang di Pasaranbet.com – Agen Bola SBOBET – IBCBET Terpercaya
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi CS kami yang sedang bertugas !
Sunday, 19 May 2019   |   23:43 PM

Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Anthony Akui persaingan Merata di BWF  World Tour Finals 2018

Anthony Sinisuka Ginting

Anthony Sinisuka Ginting menilai persaingan dalam turnamen BWF World Tour Finals 2018 akan berlangsung sengit karena perbulutangkis yang tampil memiliki kekuatan merata.

Perbulutangkis kelahiran Cimachi itu menjadi salah satu dari dua tunggal putra Indonesia yang tampil dalam turnamen akhir tahun, Selain Tommy Sugiarto.

Anthony berhak tampil dalam BWF World Tour Finals kali ini karena menempati peringkat kedelapan dalam peringkat BWF World Tour Race to Guangzhou. Sementara dalam peringkat dunia, pebulutangkis 22 tahun itu menduduki peringkat ketujuh.

Dalam BWF World Tour Finlas 2018, Anthony tergabung di Grup A bersama Chou Tien-chen (Taiwan), Shi Yuqi (China), dan Son Wan-ho (Korea Selatan).

Anthony tercatat belum pernah meraih kemenangan dalam empat laga menghadapi Shi Yuqi dan tertinggal 1-2 dalam pertemuan dengan Son Wan-ho. Sedangkan dalam catatan pertemuan menghadapi Tien-chen, Anthony unggul 4-3.

Hasil undiannya kalau dibilang berat ya berat, di grup B juga berat, soalnya pesertanya kan top 8 yang terbaik tahun ini. Menurut saya semua lawan tidak bisa dibilang mana yang paling berat, karena semua berat, tidak ada yang mudah dikalahkan, tidak ada yang bisa dipastikan bisa dapat poin kemenangan,” ujar Anthony dikutip dari rilis resmi PBSI.

“Tetapi semua punya kans dan kesempatan yang sama untuk menang. Semua hanya bisa ditentukan di lapangan nanti. Siapa yang paling siap, dia yang akan menang,” lanjutnya.

Anthony akan menjalani laga pertama menghadapi Tien-chen pada Rabu (12/12) malam dan diprediksi menjadi wakil Indonesia yang akan bermain paling akhir.

Sebelum Anthony, seluruh pebulutangkis Indonesia yang berlaga di BWF World Tour Finals 2018 akan tampil termasuk Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang pada tahun lalu meraih gelar penutup tahun ketika masih bernama BWF Super Series Finals.