agen bola
Selamat Datang di Pasaranbet.com – Agen Bola SBOBET – IBCBET Terpercaya
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi CS kami yang sedang bertugas !
Monday, 20 November 2017   |   14:35 PM

Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Egy Tetap Harus Bekerja Keras Untuk Masuk Skuad Utama

Indra Sjafri

Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas Indonesia U19 menyatakan kalau tiap-tiap pemain yang berada di skuadnya tidak ditanggung juga akan senantiasa di panggil, termasuk juga bintang muda yang tengah bercahaya, Egy Maulana Vikri. Top score Piala AFF U-18 2017 itu mungkin terdepak dari skuad Timnas U19 bila tidak dapat melindungi konsistensinya.

“ Egy Maulana Vikri pemain yang miliki potensi serta bakat alam yang bagus. Namun, dia harus juga berkelanjutan serta senantiasa berfikir untuk jadi yang paling baik, ” tutur Indra Sjafri sekian waktu lalu.

“ Pesan saya, dia mesti selalu berkompetisi. Bukanlah bermakna dia di tempat aman. Bila ada yang tambah baik dari dia juga akan saya cadangkan serta berlaku untuk siapapun, ” imbuhnya.

“ Egy Maulana Vikri juga janganlah sangat dibesar-besarkan. Dia masih tetap step belajar serta perlu orang yang dapat memandu untuk menjangkau prestasi maksimumnya, ” tambah pelatih asal Sumatera Barat yang terlebih dulu sempat membesut Bali United ini.

Indra Sjafri juga percaya akan tidak ada kecemburuan diantara pemain Timnas Indonesia U19 atas naik pamornya Egy Maulana Vikri sekarang ini. “Tidak ada seandainya saya memperlakukannya serupa. Yang memperlakukan berlainan itu yaitu orang-orang, ” katanya.

“ Saya tidak sempat memperlakukan Egy Maulana Vikri jadi bintang. Untuk saya, semuanya pemain serupa. Ketentuannya serupa, regulasi serupa, serta semuanya diperlakukan serupa, ” tegas Indra Sjafri.

Memang diketahui sang pemain tampil cemerlang selama pergelaran Piala AFF U19 yang berlangsung di Yangon, Myanmar kemarin. Gaya permainannya bahkan disebut sebagai Arjen Robben atau yang lebih hebatnya lagi seperti Lionel Messi. Meskipun hanya membawa Indonesia finish di peringkat ketiga, namun Egi tetap menjadi pemain yang memukau, baik di negeri sendiri maupun di kancah Asia. Ia sukses menjadi pencetak gol terbanyak dengan koleksi delapan, mengalahkan Wing Nai Tung (Myanmar) yang mengantongi tujuh gol. Sementara Rafly Mursalim berada di urutan ketiga dengan enam gol.