agen bola
Selamat Datang di Pasaranbet.com – Agen Bola SBOBET – IBCBET Terpercaya
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi CS kami yang sedang bertugas !
Sunday, 25 August 2019   |   02:49 AM

Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Jalan di Tempat, Masa Depan MU Begitu Mengkhawatirkan

Manchester United

Manchester United tengah berada dalam posisi yang sangat sulit setelah mereke mengalami tujuh kekalahan dalam sembilan pertandingan terakhir di semua kompetisi. Rentetan torehan buruk tersebutkan sebagai buktik bahwa Manchester United yang sekarang masih belum cukup bagus, kualitas Ole Gunnar Solskjaer pun mulai di ragukan.

Manchester United tidak lagi tampak seperti tim besar yang jadi identitas mereka bertahun-tahun lalu. Pasca dihajar Everton 0-4 akhir pekan lalu, dan dikalahkan Man City 0-2 tengah pekan ini, harapan MU menembus empat besar semakin sulit.

Manchester United dahulu terbiasa menjadi sebuah tim yang bersaing dalam merebutkan trofi, tetapi sekarang mereka harus berjuang habis habisan untuk sekadar menembus empat besar. Kondisi itu sekaligus membuktikan bahwa MU hanya berjalan di tempat ketika tim tim lain tengah berkembang pesat.

Mengkhawatirkan

Mantan pemain MU, Paul Ince mengaku khawatir dengan masa depan MU. Jika MU terus begini-begini saja ketika tim-tim kuat lainnnya terus berkembang, bisa jadi MU sudah terlalu jauh tertinggal untuk kembali jadi tim besar. MU harus segera melakukan perubahan besar-besaran.

“Saya melihat kondisi klub sekarang dan masa depannya mengkhawatirkan. Mereka tertinggal sangat jauh dari banyak tim. Mengapa pemain-pemain itu tampil sangat baik ketika Ole baru datang dan sekarang tidak?” tegas Ince kepada tribalfootball.

“Tidak ada karakter, tidak ada kepemimpinan, tanpa hasrat, tetapi pelatih semakin sulit karena dia juga harus memotivasi para pemain.”

“Ini adalah pemain pemain yang sama seperti yang tampil brilian beberapa pekan lalu, jadi jika mereka tidak lagi termotivasi, itu urusan Ole,” sambungnya.

Mampukah Ole?

Lebih lanjut, Ince meragukan kualitas Ole untuk membangun MU dalam jangka panjang. Melatih MU yang sekarang bukan tugas melatih biasa, Solskjaer menghadapi tantangan besar untuk membangun MU besar-besaran. Sayangnya, Solskjaer belum cukup berpengalaman.

“Saya sudah pernah mengatakan ini sebelumnya bahwa ketika MU menjadikan dia sebagai pelatih permanen, mereka harus tetap percaya padanya. Saya ingin dia sukses, tetapi saya kira dia belum mampu memikul beban ini.” kata Ince.

“Ini merupakan pekerjaan pembangunan kembali yang sangat besar, dan akankah pemain-pemain top mau bergabung dengan MU untuk bermain di bawah dia? Saya tidak yakin – dia berbeda dari nama-nama besar seperti Pep Guardiola atau Jurgen Klopp,” lanjut Ince.

“Sebenarnya, MU seharusnya menunggu sampai akhir musim sebelum memberikan jabatan permanen pada dia.” tutupnya.