agen bola
Selamat Datang di Pasaranbet.com – Agen Bola SBOBET – IBCBET Terpercaya
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi CS kami yang sedang bertugas !
Monday, 17 December 2018   |   16:35 PM

Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Jerman Kepayahan, Guardiola Yang Disalahkan

Piala Dunia 2018

Jerman sedang kepayahan sejak Piala Dunia 2018 lalu. Atas laju yang buruk ini, Josep Guardiola yang saat ini menukangi Manchester City pun disalahkan. Kok bisa?

Die Mannschaft masih belum juga lepas dari periode negatifnya. Pada Piala Dunia 2018 lalu, seperti yang diketahui, Jerman menjadi juru kunci di fase grup di belakang Swedia, Meksiko dan Korea Selatan.

Padahal Jerman merupakan juara bertahan dan pemegang gelar terbanyak kedua di Piala Dunia dengan 4 kali menjadi kampiun. Akan tetapi masalah tidak berhenti sampai disitu saja.

Pada UEFA Nations League, Jerman juga masih bermain dengan buruk. Tim asuhan Joachim Loew itu sudah dipastikan tersingkir usai cuma meraup satu angka dari 3 pertandingan, dengan masih memiliki satu laga untuk dimainkan.

Saat ini Jerman ketinggalan 6 poin dari Prancis yang memuncaki klasemen dan 5 poin dari Belanda di peringkat 2 Grup 1 UEFA Nations League A. Secara total, dari 14 laga terakhirnya, Jerman hanya menang sebanyak 4 kali. Jerman juga 4 kali bermain seri dan 6 kali menderita kekalahan.

Eks pemain timnas Jerman, Hans Peter Briegel, mengatakan jika merosotnya penampilan Jerman ini akibat kesalahan Guardiola. Guardiola yang sempat 3 musim melatih Bayern Munchen meninggalkan pengaruh yang besar di dalam sistem permainan Jerman.

Gaya penguasaan bola yang diterapkannya di Munchen terbawa ke Jerman, mengingat skuat inti tim nasional bisa dibilang berasal dari Die Roten. Di skuat Jerman sekarang ini saja, ada 7 pemain Munchen yang mana hampir sepertiga dari tim.

Briegel menilai saat ini Jerman malah kehilangan keseimbangan di dalam permainannya.

“Ini merupakan salah Josep Guardiola. Dia sudah menipu kami dengan mengatakan jika cukup untuk menang dengan menguasai 75% penguasaan. Bukan seperti ini seharusnya karena di dalam sepakbola, hasil jauh lebih penting daripada menguasai permainan” ucap Briegel.

“Menguasai bola saja tak cukup untuk meraih kemenangan. Prancis memberikan indikasi jelas akan hal itu dengan memenangkan Piala Dunia. Anda bahkan dapat menang dengan kembali ke gaya yang tradisional. Yang penting bukanlah kualitas sepakbolanya, namun keseimbangan di dalam permainan” tambah pria yang membawa Jerman Barat menjuarai Piala Eropa 1980 itu.