agen bola
Selamat Datang di Pasaranbet.com – Agen Bola SBOBET – IBCBET Terpercaya
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi CS kami yang sedang bertugas !
Monday, 18 December 2017   |   17:49 PM

Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Juventus Mengalami Nasib Malang

Massimiliano Allegri

Massimiliano Allegri menganalisis penyebab kekalahan Juventus dari Sampdoria. Pelatih Juve itu menyebut timnya kehilangan ketenangan dan terburu-buru usai kebobolan. Juventus pulang dengan tangan hampa dari lawatannya ke Stadio Luigi Ferraris. Bianconeri tumbang di tangan tuan rumah Sampdoria dengan skor 2-3. Juventus bahkan lebih dulu tertinggal 0-3 pada pertandingan ini. Gawang tim tamu yang dikawal oleh Wojciech Szczesny secara berturut-turut dibobol oleh Duvan Zapata, Lucas Torreira, dan Gian Marco Ferrari. Juventus baru bisa menipiskan ketertinggalannya di injury time melalui penalti Gonzalo Higuain dan tembakan Paulo Dybala. Akan tetapi, mereka tak punya waktu tersisa untuk mencari gol penyama. Yang bisa saya katakan adalah kami bermain bagus di babak pertama, membuat beberapa kesalahan dalam penyelesaian akhir dan pilihan-pilihan di sepertiga akhir lapangan,” ujar Allegri kepada pemain bola.

“Kami seharusnya bersabar meski situasinya tak sesuai kemauan kami. Ini adalah pertandingan yang panjang, Anda harus tetap tenang,” katanya. Kekalahan dari Sampdoria membuat Juventus gagal mendekati Napoli di klasemen Serie A. Mereka kini duduk di posisi kedua dengan 31 poin, tertinggal empat poin dari Napoli. Massimiliano Allegri ternyata sempat berpikir untuk mundur dari jabatannya sebagai pelatih Juventus setelah timnya kalah di final Liga Champions untuk kedua kalinya dalam tiga tahun terakhir. Meski sempat menyamakan kedudukan lewat gol indah Mario Mandzukic di babak pertama, Real Madrid yang dilatih Zinedine Zidane mampu mencetak tiga gol di babak kedua pada laga yang berlangsung di Cardiff itu untuk mempertahankan gelar juaranya. Tim asuhan Allegri juga kalah dari klub Spanyol di final Liga Champions 2015, mereka takluk 3-1 dari Barcelona di Berlin. Setelah merasakan kekalahan untuk kedua kalinya pelatih asal Italia itu mempertimbangkan untuk mundur dari Juve.

“Kami butuh kesabaran setelah tertinggal 0-1 dan tak kehilangan ketajaman kami karena masih ada sisa waktu 40 menit. Masih banyak waktu untuk membalikkan keadaan. Dari peluang menyamakan skor, kami malah ketinggalan 0-2, itulah sepakbola untuk Anda. Itu juga bisa terjadi, tapi kami tak boleh membiarkan diri kami terbuka untuk serangan balik dan kehilangan ketenangan seperti itu. Itu mengecewakan,” tuturnya. Itu sebenarnya salah satu penampilan terbaik kami di babak pertama pada musim ini, tapi kami tak bisa mencetak gol untuk memperlihatkannya. Bahkan setelah tertinggal, kami punya peluang dan seharusnya tidak terlalu terburu-buru,” ujar Allegri.