agen bola
Selamat Datang di Pasaranbet.com – Agen Bola SBOBET – IBCBET Terpercaya
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi CS kami yang sedang bertugas !
Monday, 20 November 2017   |   09:09 AM

Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Langkah KAFA Sedikit Melemas

Salim Mahmud

Mantan pemain Kelantan, Mahmud Salim Muhaidin mengkritik Asosiasi Sepak Bola Kelantan (Kafa) yang mengatur persiapan tim tersebut dibentuk untuk menghadapi Liga Malaysia (M-League) musim depan.

Salim Mahmud mengatakan pendekatan Kafa untuk menemukan formasi skuad senior melalui metode tersebut belum diadopsi di era sepakbola modern.

“Bisa kukatakan itu sudah usang. Tidak peduli bagaimana Kafa ingin mendapatkan satu atau dua pemain untuk dimainkan, seolah-olah mereka tidak memiliki sistem (pemain pilihan), jika untuk peringkat amatir bisa jadi ini adalah sepak bola profesional.

“Sejauh pemilihan hari kedua, seperti apa penampilan mereka (panel pemilu) Pemain mungkin pandai dalam pemilihan hari tapi belum tentu besok mereka bagus,” katanya kepada The Daily Light, Kamis.

Baru-baru ini, panel pemilihan Kafa mengadakan pemilihan tertutup dengan memanggil 40 pemain yang beraksi di Liga Sepak Bola Rakyat Zona Timur (LBR) untuk diserap ke dalam skuad Red Warrior. Mantan bek nasional tersebut mengatakan, jika serius ingin mendapatkan pemain berkualitas, Kafa perlu menghidupkan semua pertandingan liga lokal daripada melalui seleksi singkat seperti itu.

Mantan pemain negara lain, Afandi Yusof, juga mempertanyakan tindakan Kafa karena tidak perlu badan mengadakan pemilihan dan menganggap metode tersebut membuang waktu dan energi.

“Kami sudah memiliki produk skuad Piala Presiden, mereka harus mengangkat mereka ke skuad utama. Bagi saya, jika Anda ingin membuat pilihan, tapi untuk Piala Presiden dan Piala Pemuda hanya untuk skuad utama.” Dimana ada tim negara di Malaysia pilih pemain dengan cara ini, “katanya.

Pada saat yang sama, dia berharap Presiden Kafa, Bibi Ramjani Ilias Khan, tidak akan meninggalkan kontribusi mantan pemain tersebut karena mereka siap untuk berbagi gagasan mengenai perkembangan sepakbola negara. hal ini menjadi sedikit masalah diantara kontribusi para pemain yang masih belum bisa di harapkan dengan sebaiknya.

“Kami tidak cemburu atau cemburu, tapi tolong hubungi kami untuk membantu negara ini. Banyak pemain memiliki pensiun dan saya pikir kami tidak punya masalah untuk membantu Kafa, “katanya.