agen bola
Selamat Datang di Pasaranbet.com – Agen Bola SBOBET – IBCBET Terpercaya
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi CS kami yang sedang bertugas !
Tuesday, 25 September 2018   |   22:13 PM

Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Mahrez Mengenai Kegagalannya Pindah ke City

Riyad Mahrez

Riyad Mahrez bercerita mengenai kegagalannya pindah ke Manchester City. Pemain asal Aljazair itu mengaku sudah melupakannya dan saat ini hanya fokus sepenuhnya untuk Leicester City.

Mahrez menjadi incaran The Citizens pada bursa transfer musim dingin lalu. The Foxes sebagai pemiliknya, tidak mau melepas Mahrez dengan memasang harga tinggi dan menolak penawaran City.

Mahrez yang gagal pindah sempat marah dan menolak latihan selama beberapa hari. Saat ini Mahrez sudah bisa move on dan bermain oke lagi bersama ‘Si Rubah’.

Mahrez membawa Leicester terhindar dari kekalahan ketika melawan Bournemouth di akhir pekan lalu. Gol tendangan bebasnya pada masa injury time memaksa pertandingan berakhir seri 1-1.

Winger berusia 27 tahun itu tidak mau membicarakan lagi peluangnya pindah ke City pada musim panas nanti. Mahrez mengaku fokusnya saat ini hanya untuk Leicester.

“Saya tak mau membicarakan hal ini. Di dunia sepakbola, pemain akan datang dan pergi. Saya tak mengatakan apakah akan meninggalkan tim atau pergi dari sini. Mari kita lihat di musim panas nanti, namun saat ini saya masih pemain Leicester City dan saya senang berada disini. Kita masih jauh dari bursa transfer” kata Mahrez.

“Fokus saya saat ini bersama Leicester, masih ada 10 pertandingan lagi, 9 di Premier League dan satu di Piala FA. Mungkin ada 2 atau 3 pertandingan lagi di Piala FA. Itu fokus saya sekarang, jadi saya tak mau membicarakan soal transfer” lanjut winger kelahiran Sarcelles, 21 Februari 1991 itu.

Mahrez mengakui memang sempat kecewa karena gagal ke City. Akan tetapi dukungan dari rekan-rekannya membuat Mahrez mampu bangkit.

“Manchester City bakal menjadi transfer yang sangat bagus untuk semua orang. Anda akan selalu menyesalinya, di saat itu, saya berpikir itu yang terbaik untuk dilakukan. Akan tetapi itu sudah berlalu. Saya menatap ke depan, saya mau memberikan yang terbaik untuk tim. Memang itu saat yang sulit, namun saya selalu mengontak dan berbicara dengan klub” sambung Mahrez.

“Klub dan rekan juga mendukung saya, jadi cukup mudah untuk saya kembali ke dalam tim. Saya sudah bersama rekan-rekan disini selama 4 taun, mereka kenal saya dengan sangat baik dan kami sudah move on. Kini saya baik-baik saja” tutup pemain bernomor punggung 26 itu.