agen bola
Selamat Datang di Pasaranbet.com – Agen Bola SBOBET – IBCBET Terpercaya
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi CS kami yang sedang bertugas !
Tuesday, 18 December 2018   |   22:29 PM

Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Mengenai Piala Indonesia, Persebaya Minta Kearifan PSSI

PSSI

 

Pertandingan Piala Indonesia 2018 yang menghadapkan Persebaya Surabaya kontra PSBI Blitar telah menjumpai titik jelas. PSSI menjadi operator kompetisi sudah menunjuk Persebaya menjadi tuan-rumah di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada 30 Agustus 2018

Akan tetapi, penunjukan ini tidak mendapatkan sambutan positif dari Persebaya. Manajemen team Bajul Ijo terasa penunjukan ini tidak cocok dengan ketetapan awal.

“Kami memang mendapatkan surat pertandingan menantang PSBI dikerjakan 30 Agustus di Surabaya. Walau sebenarnya, sebetulnya, status Persebaya ialah team tamu yang bermain di Blitar,” kata Candra Wahyudi, manajer Persebaya.

“PSBI mungkin saja tidak mendapatkan izin atau yang lainnya, yang tidak dapat mengadakan laga, pada akhirnya diuputuskan di Surabaya. Kami selalu berkomunikasi untuk mendapatkan jalan keluar yang terunggul,” paparnya.

Pertandingan ini adalah pertandingan menunda ke-2 yang berlangsung dalam jadwal penyelenggaraan. Pertandingan itu sebetulnya diselenggarakan pada 28 Juni 2018 dengan tuan-rumah PSBI Blitar di Stadion Penataran, Blitar.

Akan tetapi, pihak tuan-rumah belumlah siap untuk mengadakan pertandingan itu hingga pertandingan dipending serta dipindah ke Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Jadwal baru untuk penundaan itu, yaitu pada 2 Juli 2018, di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

Tapi, Persebaya tidak memperoleh izin keamanan dari pihak kepolisian hingga alami penundaan lagi. Jadwal baru ini juga, rupanya memang kurang cocok dengan kemauan Persebaya.

Awal mulanya, PSSI sudah mengatakan tiap-tiap laga Piala Indonesia akan diselenggarakan di kandang punya club dengan kasta lebih rendah. Dalam hal seperti ini, PSBI yang bersaing di Liga 3 mesti jadi tuan-rumah.

“Kami bukan keberatan, tetapi kami memohon pertimbangan federasi yang perlu melakukan sama dengan regulasi serta itu Persebaya menjadi tamu. Jika PSBI tidak dapat mengadakan laga, harusnya federasi membuat ketetapan yang adil. Tidak langsung mengadakan laga membalik persebaya menjadi tuan-rumah,” jelas Candra.

Berdasar pada pengakuan Candra, kegagalan PSBI untuk mengadakan laga semestinya berbuntut WO. Dalam hal seperti ini, Persebaya semestinya juga dinyatakan menjadi pemenang serta maju ke set selanjutnya.