agen bola
Selamat Datang di Pasaranbet.com – Agen Bola SBOBET – IBCBET Terpercaya
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi CS kami yang sedang bertugas !
Tuesday, 25 September 2018   |   02:11 AM

Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Real Madrid Mungkin Menghargai Roma

Liga Champions

AS Roma berhasil membuat kejutan di Liga Champions musim lalu dengan comeback dramatis melawan Barcelona. Hasil itu bisa membuat Real Madrid dihormati. Roma maju ke semifinal di Liga Champions musim lalu. Keberhasilan itu didapat setelah menyingkirkan Barcelona di perempatfinal. Giallorossi mampu membalas kekalahan 1-4 di leg pertama dengan kemenangan 3-0 di Stadio Olimpico. Prestasi itu membuat banyak pihak terkejut untuk mengingat bahwa Barca adalah lawan yang di atas kertas lebih kuat dari Roma. 2018/2019 Champions League akan kembali bergulir.1 Roma masuk Grup G dan akan memulai perjalanannya melawan juara bertahan, Real Madrid, di Santiago Bernabeu pada Kamis (20/9/2018) dini hari WIB. Cengiz Under sebagai pemain sayap Roma percaya bahwa Madrid akan menghormati timnya. Apalagi dengan apa yang diraih musim lalu.

“Melawan Barcelona, ??kami mendapat hasil yang sulit dibalikkan setelah leg pertama. Itu hal yang luar biasa luar biasa. Saya pikir Real Madrid dan lainnya akan lebih menghormati kami,” kata Under Sky. Sebelum bertemu Madrid, Roma akan menghadapi Chievo Verona di Serie A pertama akhir pekan ini. “Kami menghadapi Chievo pertama pada hari Minggu. Tujuan kami adalah memenangkan pertandingan dan kemudian berkonsentrasi pada Real Madrid,” kata Under. “Setelah kami berurusan dengan Chievo, kami dapat berkonsentrasi pada Real Madrid secepat mungkin,” katanya.

 

AS Roma yang bertekad untuk membalikkan agregat 1-4 segera muncul untuk menyerang. Tim tuan rumah yang tahu minimum yang dibutuhkan menang 3-0 untuk lolos ke semifinal memilih untuk memainkan Patrik Schick dan Edin Dzeko sebagai duet di lini depan. Keputusan pelatih AS Roma Eusebio Di Francesco untuk memainkan formasi dengan dua penyerang ini dengan jelas menunjukkan bahwa Wolves Modal ingin tampil menyerang secara langsung. Strategi Eusebio Di Francesco untuk langsung menekan Barcelona di menit-menit awal terbukti berhasil setelah Edin Dzeko mampu mencetak gol ketika pertandingan baru berjalan enam menit menggunakan umpan Daniele De Rossi. Mampu mencetak gol cepat membuat Wolves Modal bahkan lebih sulit untuk menekan Barcelona. Blaugrana yang biasanya mampu mendominasi jalannya pertandingan tampak sulit mengembangkan pertandingan di babak pertama.