agen bola
Selamat Datang di Pasaranbet.com – Agen Bola SBOBET – IBCBET Terpercaya
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi CS kami yang sedang bertugas !
Sunday, 18 February 2018   |   09:41 AM

Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Rodrigo Ost Harap Bermain Maksimal Ketika Bertemu Sriwijaya FC

Rodrigo Ost

Gelandang serang Arema FC, Rodrigo Ost dos Santos, alami penurunan perform dalam penyisihan group E Piala Presiden 2018. Namun, waktu kompetisi delapan besar Arema versi Sriwijaya FC, Minggu (4/2/2018), diakuinya dapat 100 % keluarkan permainannya.

Ia berujar keadaan fisiknya saat ini telah kembali sesudah sekian waktu lalu pernah drop karna bermain di lapangan yang berat serta cuaca saat latihan sering hujan. ” Saat penyisihan saya tidak dapat maksimum. Tapi, melawan Sriwijaya FC dapat 100 %, ” kata bekas pemain Partner Kukar ini.

Arema juga akan bertumpu pada Rodrigo waktu melawan Sriwijaya FC karna mereka telah kehilangan dua pemain asing, Arthur Cunha serta Thiago Furtuoso, karna akumulasi kartu kuning.

Pelatih Arema, Joko ‘Getuk’ Susilo mengaku perform Rodrigo tidak maksimum dalam penyisihan group. Sekian kali dia mesti terjatuh sesudah melalui pemain lawan.

Tetapi, Arema tetaplah mengoptimalkannya karna perannya di lapangan begitu perlu. Lawan selalu siaga bila gelandang 29 th. itu masih tetap ada di lapangan. 

” Rodrigo harusnya istirahat pada kompetisi paling akhir penyisihan group. Tapi, kami perlu dia karna kompetisi seperti final. Mudah-mudahan saja melawan Sriwijaya dapat 100 %, ” terang Getuk.

Bila lihat komposisi 22 pemain yang dibawa untuk melakukan pertandingan 8 besar Piala Presiden 2018, sedikit pemain lokal yang dapat menukar perannya.

  1. Rafli atau Dendi Santoso dapat bertindak jadi gelandang serang. Hendro Siswanto sempat juga didorong ke depan namun akhirnya kurang maksimum karna dia berkarakter jadi pemain bertahan.

Begitu halnya pemain asing yang lain, Ahmet Atayev. Dia lebih maksimum digunakan jadi gelandang bertahan. Walau, pemain asal Turkmenistan ini miliki akurasi umpan bagus jadi pengatur irama permainan. ” Kami telah sediakan sebagian alternatif kiat. Mudah-mudahan dapat jalan sesuai sama gagasan, ” tambah Getuk.

Saat hadapi tim yang levelnya lebih kuat, umumnya Arema memercayakan serangan balik. Hal tersebut realistis karna mereka miliki jejeran pemain cepat di bidang sayap serta penyerang. Terlebih kesempatan ini ada pemain bertipikal pelari seperti Ridwan Tawanella, Ricky Ohorela, Rivaldi Bawuo yang dapat tempati bidang sayap.