agen bola
Selamat Datang di Pasaranbet.com – Agen Bola SBOBET – IBCBET Terpercaya
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi CS kami yang sedang bertugas !
Saturday, 18 November 2017   |   04:23 AM

Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Upaya Timnas Indonesia U-19 Lebih Lancar Tanpa Selandia Baru

prediksi-timnas-indonesia-u-9-vs-myanmar-696x456

Beban kompetisi Timnas Indonesia U-19 di fase penyisihan Group B Piala AFF U-18 2017 sedikit lebih enteng dengan mundurnya Selandia Baru jadi peserta. Merebutkan jatah dua ticket ke semi final Tim Merah-Putih cuma juga akan berkompetisi dengan empat tim saja : Myanmar, Vietnam, Filipina, serta Brunei Darussalam.
Dengan melibatkan 10 tim, frekwensi kompetisi penyisihan di dua group berlainan sangat berat. Mirip-mirip dengan apa yang dihadapi Timnas Indonesia U-22 di pentas SEA Games 2017, dimana Tim Merah-Putih mesti memerankan lima pertandingan Group B.
Setiap tim yang bertanding rata-rata cuma miliki saat istirahat satu hari saja buat berlaga. Mundurnya Selandia Baru buat Saddil Ramdani dkk. miliki saat bernafas semakin banyak.
Sesudah memerankan dua pertandingan dalam interval tiga hari hadapi Myanmar (Selasa, 5 September) serta Filipina (Kamis, 7 September), anak asuh Indra Sjafri baru juga akan berlaga sekali lagi pada Senin (11/9/2017) depan.
Tiga hari kosong dapat digunakan tim pelatih buat memonitor kemampuan lawan. Pada Sabtu (9/9/2017) Group B mempertandingkan dua pertandingan, yaitu Vietnam Vs Filipina serta Myanmar Vs Brunei. Di bagian beda, penggawa Garuda Muda dapat nikmati istirahat yang cukup.
Luis Milla, pelatih Timnas Indonesia U-22 mengatakan jadwal padat penyisihan Group B SEA Games buat emosi pemainnya labil. Hansamu Yama dkk. sering mudah terpancing emosinya karna terasa kekelahan yang sangat begitu.
Selesai SEA Games, pelatih asal Spanyol itu pilih mengistirahatkan beberapa pemain Timnas U-22. Ia tidak menyebut mereka untuk ambillah sisi didalam pertandingan eksperimen melawan Fiji di Stadion Patriot, Bekasi, Sabtu (2/9/2017).
” Pemain dapat mati bila dipaksa berlaga sekali lagi. Mereka masih tetap kelelahan, sangat perlu istirahat, ” ucap Luis Milla.
Cuma Satria Tama, penjaga gawang Timnas Indonesia U-22 yang namanya dimasukkan ke scuad timnas senior. Itupun sangat terpaksa karna Tim Garuda dengan mendadak kehilangan penjaga gawang paling utama, Kurnia Meiga, yang terserang sakit tifus. Satria relatif bugar karna selama SEA Games ia bermain bertukaran dengan Kurniawan Kartika Ajie.
Uniknya, Indra Sjafri malah menilainya absennya Selandia Baru jadi kerugian untuk anak-asuhnya. ” Peluang berlaga jadi menyusut, ” kata pelatih asal Sumatera Barat itu.
Indra miliki argumen mengapa berpikir hal itu. Arena Piala AFF U-18 2017 jadikan batu loncatan buat persiapan Piala AFC U-19 2018. Di arena paling akhir itu Indonesia jadi tuan-rumah. Banyak frekwensi kompetisi dipercaya akan mengasah mental berlaga Egy Maulana cs.
Timnas Indonesia U-19 akan melakukan pertandingan perdana penyisihan Group B PIala AFF U-18 2017 hadapi Myanmar di Stadion Thuwunna, Yangon, Selasa (5/9/2017).