agen bola
Selamat Datang di Pasaranbet.com – Agen Bola SBOBET – IBCBET Terpercaya
Apabila anda membutuhkan bantuan, silahkan hubungi CS kami yang sedang bertugas !
Sunday, 24 September 2017   |   11:59 AM

Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Van Gaal Disebut Scholes Oke Latih MU

Daftar Situs Judi

Daftar Situs Judi mencatatkan bahwa usaha Louis Van Gaal untuk membawa Manchester United menjuarai Premier League musim 2014/2015 telah gagal. Walau begitu, pelatih berkebangsaan Belanda tersebut sudah dianggap menjalani tugas dengan lumayan baik di musim pertamanya menangani skuat berjulukan ‘Setan Merah’.

Kedatangan manajer berusia 63 tahun itu tercipta setelah kontraknya menangani skuat timnas Belanda selesai dan tepatnya sesudah gelaran kompetisi Piala Dunia 2014 di Brasil tuntas, seperti kutipan milik Daftar Situs Judi. Kursi kepelatihan langsung ia tempati untuk menggantikan David Moyes yang terdepak dari Old Trafford sebelum kontrak bersama MU berakhir, bahkan saat masih terdapat beberapa laga di Liga Inggris pada musim lalu eks pelatih Everton itu mesti angkat kaki.

Pemecatan Moyes diyakini pihak Daftar Situs Judi ada sangkut-paut dengan hasil yang diterima MU di musim lalu ketika Wayne Rooney cs hanya dapat finish pada urutan ke-7 klasemen Liga Inggris. Bukan cuma gagal dalam mempertahankan trofi liga yang sudah Sir Alex Ferguson berikan di musim terakhirnya (2012/2013) melatih Manchester United, tapi tiket untuk bermain di Liga Champions juga turut hilang. Jadi, wajar apabila pihak manajemen United mengambil keputusan dengan memutus hubungan kerja Moyes.

Kemudian dari sekian banyak kandidat, petinggi MU justru menilai Van Gaal adalah sosok paling tepat membesut ‘The Red Devils’. Baru tiba di kota Manchester, pria yang sempat menangani Barcelona ini langsung menerima target dari para pejabat skuat ‘Setan Merah’, yaitu minimal harus bisa kembali membawa Manchester United tampil lagi dalam ajang Liga Champions musim depan, seperti kutipan dari Daftar Situs Judi. Untuk mewujudkan harapan misinya Van Gaal langsung membuat banyak perombakan demi meningkatkan kualitas serta kemampuan timnya.

Akan tetapi, skuat yang dikapteni Wayne Rooney itu meraih hasil kurang optimal selama berada dalam polesan tangan Van Gaal, terutama di awal musim 2014-2015 ketika dipaksa bermain kalah dan seri atas lawan tandingnya. Ini kemudian diyakini sebagai dasar atas pemikiran manajer kelahiran 8 August 1951 tersebut untuk memboyong pesepakbola top yang bernilai cukup tinggi, berita dikutip berdasarkan informasi dari Daftar Situs Judi.

Meski telah mendatangkan pemain kelas dunia tapi penampilan milik Manchester United tak lantas berkembang seperti saat-saat masih berjaya, walau ada kemenangan di dapat secara beruntun ketika memasuki pergantian tahun. Daftar Situs Judi menilai ‘The Red Devils’ waktu itu terlihat belum tampil secara maksimal.

Di Penghujung kompetisi Manchester United baru memperlihatkan adanya perkembangan mereka ketika turun ke atas lapangan hijau. Enam pertandingan sanggup di maksimalkan secara berturut-turut bisa menjadi bukti atas meningkatnya peforma MU, apalagi tiga diantaranya tercipta dalam big match melawan Tottenham Hotspur, Liverpool serta rival sekotanya Manchester City.

Namun sesudah meraih rentetan kemenangan, Daftar Situs Judi mendapat informasi jika MU harus kehilangan sejumlah punggawanya akibat dilanda badai cedera. Alhasil permainan mereka kembali menurun sampai mengalami kekalahan sebanyak tiga kali. Terakhir pertemuan atas Crystal Palace, minggu lalu seperti momen tepat untuk balik ke jalur yang tepat.

Kekurangan tim polesan Van Gaal itu terlihat jelas saat tiga kali ditundukan musuhnya. Bertanding tanpa Michael Carrick di rumput hijau, tak jarang MU takluk akibat counter-attack. Tak anyal jika Paul Scholes (eks punggawa MU) menyatakan kepada Daftar Situs Judi kalau mantan klubnya masih belum layak disebut kandidat juara.

“Petinggi Manchester United menaruh target musim ini lolos ke Liga Champions dan Louis Van Gaal mampu mencapainya. Peforma mereka tampak membaik belakangan ini tapi saya rasa belum pantas menyebut MU sebagai kandidat juara. Dia pasti ingin memberi status tersebut kepada timnya, namun perlu waktu melakukannya dan kita hanya perlu memberinya kesempatan untuk membuktikannya,” ucap Scholes kepada pihak Daftar Situs Judi.